moving

PENGEMBANGAN DIRI / CHARACTER BUILDING / SELF IMPROVEMENT

Atomic Habits #14 Bagaimana Menjadikan Kebiasaan Baik Tak Terhindarkan dan Kebiasaan Buruk Mustahil



     Terkadang kesuksesan itu hampir seperti menjadikan kebiasaan-kebiasaan baik sebagai sesuatu yang mudah dan kebiasaan-kebiasaan buruk sebagai sesuatu yang sulit. Ini kebalikan dari Hukum Ketiga Perubahan Perilaku: menjadikannya sulit. Jika terus menerum mengalami kesulitan dalam mewujudkan rencana-rencana kalian, kalian bisa menciptakan sesuatu tang disebut dengan “alat penjaga komitmen”.
     Alat penjaga komitmen adalah pilihan yang kalian buat saat ini untuk mengendalikan aksi0aksi kalian pada masa mendatang. Ini cara untuk menelikung perilaku di masa mendatang, membuat kalian hanya menjalankan kebiasaan baik, dan membatasi kalian dari kebiasaan buruk.
     Alat penjaga komitmen bermanfaat karena memungkinkan kalian mengambil keuntungan dari tujuan-tujuan baik sebelum kalian berisiko jatuh ke dalam godaan. Yang penting adalah mengubah tugas sehingga diperlukan upaya lebih banyak untuk menyimpang dari kebiasaan baik daripada untuk memulainya. Ketika tiba waktunya beraksi, cara satu-satunya untuk mangkir adalah membatalkan pertemuan yang memerlukan upaya dan mungkin mengharuskan kalian kehilangan uang.
     Alat penjaga komitmen memperbesar peluang kalian akan melakukan hal yang benar di masa mendatang dengan membuat kebiasaan-kebiasaan buruk sulit terwujud pada masa sekarang. Kita bisa menjadikan kebiasaan-kebiasaan baik tak terhindarkan dan kebiasaan-kebiasaan buruk mustahil.
     Cara terbaik untuk membongkar kebiasaan buruk adalah menjadikan pelaksanaannya tidak praktis. Perbesar hambatan sampai kalian bahkan enggan melakukannya. Sejumlah tindakan memberikan manfaat yang berulang. Pilihan yang hanya satu kali ini memang memerlukan sedikit kerepotan di awal tapi menciptakan pertambahan nilai sejalan dengan waktu.
     Tentu ada banyak cara untuk mengotomatiskan kebiasaan-kebiasaan bagus dan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk. Umumnya, cara itu melibatkan teknologi untuk membantu kalian. Teknologi dapa mengubah aksi-aksi yang biasnya sulit, menyebalkan, dan rumit menjadi perilaku-perilaku yang mudah, tidak merepotkan, dan sederhana.
     Ini terutama berguna untuk perilaku0perilaku yang kebetulan jarang sekali menjadi kebiasaan. Hal-hal yang harus kalian lakukan sebulan sekali atau setahun sekali tidak pernah diulang cukup sering sampai menjadi kebiasaan, jadi dapat secara khusus memanfaatkan teknologi untuk “mengingat” bagi kalian.
     Ketika mengotomatiskan sebanyak mungkin kehidupan kalian, kalian dapat mengerahkan usaha pada tugas-tugas yang belum bisa dilakukan oleh mesin. Tiap kebiasaan yang kita serahkan pada otoritas teknologi membebaskan waktu dan energi kita untuk pertumbuhan berikutnya.
     Kekuatan teknologi juga dapat merugikan kita. Teknologi menciptakan tingkat kenyamanan yang memungkinkan kalian beraksi dengan petunjuk-petunjuk dan keinginan-keinginan yang minimal. Ketika upaya yang diperlukan untuk mewujudkan keinginan kalian menjadi hampir sama dengan nol, kalian tanpa sadar dapat hanyut oleh dorongan apa pun yang muncul pada saat itu. Sisi buruk otomatisasi adalah kita bisa mendapati siri beralih dari aksi mudah satu ke aksi mudah berikutnya tanpa menyediakan waktu untuk yang lebih sulit, padahal mungkin yang sulit itu akan memberikan ganjaran lebih besar.
     Ketika bekerja untuk kebaikan kalian, otomatisasi dapat menjadikan kebiasaan-kebiasaan baik tak terhindarkan dan kebiasaan-kebiasaan buruk mustahil. Ini cara paling baik untuk mengunci perilaku di masa mendatang alih-alih mengandalkan kekuatan kemauan pada saat ini. Dengan memanfaatkan alat penjaga komitmen, keputusan satu kali yang strategis, dan teknologi, kalian dapat menciptakan lingkungan yang tak terhindarkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar