Kita lebih mungkin mengulang
perilaku ketika pengalaman yang kita rasakan memuaskan. Ini sepenuhnya logis. Merasa
senang menjadi isyarat bagi otak. Kenikmatan mengajarkan pada otak bahwa suatu
perilaku layak diingat dan diulang.
Sebaliknya, kalau pengalaman
tidak memuaskan, kecil alasan kita untuk mengulangnya. Aturan Tertinggi
Perubahan Perilaku: Hal yang mendatangkan ganjaran cenderung diulang. Hal yang
mendatangkan hukuman cenderung dihindari. Kalian belajar tentang apa yang
sebaiknya dilakukan pada masa mendatang berdasarkan apa yang membuat kalian
mendapatkan ganjaran di masa sebelumnya. Emosi positif menyuburkan kebiasaan. Emosi
negatif membasmi kebiasaan.
Tiga kaidah pertama perubahan
perilaku memperbesar kemungkinan suatu perilaku diterapkan saat ini. Kaidah keempat
perubahan perilaku memperbesar kemungkinan suatu perilaku diulang pada masa
mendatang. Dengan demikian, lingkaran kebiasaan menjadi lengkap. Namun, dalam
hal ini ada trik. Kita tidak sekadar mencari apa yang memuaskan. Kita mencari kepuasan
yang langsung.
Dalam masyarakat modern, banyak
pilihan yang kalian buat saat ini tidak akan memberikan manfaat langsung kepada
kalian. Kalian hidup dalam situasi yang disebut lingkungan dengan ganjaran
tertunda karena kalian dapat bekerja sampai bertahun-tahun sebelum tindakan-tindakan
kalian memberikan ganjaran yang dimaksudkan.
Otak manusia tidak berkembang
untuk hidup di lingkungan dengan ganjaran tertunda. Era Homo Sapiens,
manusia memiliki otak yang relatif mirip dengan otak kita, manusia modern. Lebih
khusus neokorteks memiliki ukuran yang kurang lebih sama baik ribuan tahun yang
lalu maupun sekarang. Kalian saat ini berjalan-jalan menggunakan perangkat
keras yang sama seperti nenek moyang Paleolitik kalian.
Baru belakangan ini, masyarakat
beralih ke lingkungan yang sebagian besar memiliki ganjaran tertunda. Dibandingkan
usia otak, masyarakat modern adalah sesuatu yang betul-betul baru. Dunia telah
banyak berubah, tapi sifat dasar manusia hanya berubah sedikit.
Nenek moyang memberi nilai
tinggi pada pemberian ganjaran secara instan. Itu karena mereka menghabiskan
hari-hari mereka untuk bereaksi terhadap ancaman, mencari makanan, dan mencari
tempat berlindung dari hujan. Dan setelah ribuan generasi, otak kita berkembang
untuk lebih menyukai ganjaran cepat daripada ganjaran jangka panjang.
Setiap kebiasaan mendatangkan
hasil tidak hanya satu sejalan dengan waktu. Sayangnya, hasil-hasil ini sering
kali tidak bersesuaian. Dengan kebiasaan buruk, hasil yang langsung biasanya
terasa baik, padahal hasil akhirnya terasa buruk. Dengan kebiasaan baik, yang
terjadi kebalikannya: hasil langsung tidak dapat dinikmati, tapi hasil akhirnya
terasa baik. Dengan kata lain, kerugian kebiasaan baik kalian ada di masa kini.
Sedangkan kerugian kebiasaan buruk ada di masa mendatang.
Kecenderungan otak
memprioritaskan masa kini membuat kalian tidak dapat bergantung pada niat baik.
Ketika membuat rencana kalian sesungguhnya membuat rencana untuk diri. Dengan pemahaman
yang lebih utuh atas apa yang menyebabkan otak mengulang sejumlah perilaku dan
menghindari yang lain. Aturan Tertinggi Perubahan Perilaku diperbarui: Yang
mendapatkan ganjaran langsung akan diulang. Yang membuat kita dihukum secara
langsung cenderung dihindari.
Preferensi kita terhadap pemberian
ganjaran secara instan menyingkap kebenaran tentang kesuksesan: karena rangkaian
di otak kita, banyak orang akan menghabiskan waktu seharian untuk mengejar
kepuasan sesaat. Masalahnya, kebanyakan orang tahu bahwa menunda pemberian
ganjaran adalah tindakan yang bijaksana. Mereka menginginkan manfaat dari kebiasaan-kebiasaan
baik. Akan tetapi, hasil ini jarang berada di urutan teratas pada momen yang
menentukan.
Yang paling penting dalam
membuat kebiasaan bertahan adalah merasa sukses. Merasa sukses adalah tanda
bahwa kebiasaan kalian terbayar, juga bahwa upaya itu layak diperjuangkan. Penguatan
ulang langsung dapat sangat membantu ketika berurusan dengan kebiasaan
menghindar, yakni perilaku-perilaku yang membuat kalian ingin berhenti
melakukan sesuatu. Salah satu solusi adalah mengubah situasi pada pangkalnya. Kalian
ingin membuat penghindaran itu terlihat. Mungkin rasanya seperti membuat
program kesetiaan bagi diri sendiri. Kalian membuat perbuatan melewatkan suatu
tindakan menjadi sesuatu yang memuaskan.
Kebiasaan harus dapat dinikmati
supaya berumur panjang. Penguatan kecil sederhana dapat menawarkan kesenangan
langsung yang kalian perlukan untuk menikmati kebiasaan. Dan perubahan menjadi
mudah ketika perubahan itu dapat dinikmati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar