moving

PENGEMBANGAN DIRI / CHARACTER BUILDING / SELF IMPROVEMENT

Atomic Habits #19 Aturan Goldilocks: Bagaimana Tetap Termotivasi dalam Hidup dan Pekerjaan



     Otak manusia menyukai tantangan, tapi hanya jika berada dalam zona kesulitan yang optimal.  Jika kalian sungguh berusaha, fokus akan menguat. Perhatian kalian tak mudah teralihkan, dan kalian mendapati diri tertarik sepenuhnya pada apa yang sedang kalian lakukan. Ini tantangan, tapi dengan tingkat kesulitan yang masih terkendali, dan merupakan contoh pertama untuk Aturan Goldilocks.
     Aturan Goldilocks menyatakan bahwa manusia mengalami motivasi puncak ketika sedang mengerjakan tugas-tugas yang tepat berada di tepi terluar kemampuannya saat ini. Tidak terlalu sulit. Tidak terlalu mudah. tapi pas.
      Cukup banyak kemenangan membuatnya tetap termotivasi, tapi kesalahan yang timbul juga cukup untuk membuatnya tetap bekerja keras. Ketika kalian memulai kebiasaan baru, penting untuk mempertahankan perilaku itu semudah mungkin sehingga kalian dapat bertahan meski keadaan sedang tidak ideal. Ini gagasan yang dibahas dalam Hukum Ketiga Perubahan Perilaku.
     Namun, begitu kebiasaan menjadi mapan, penting untuk terus maju meski hanya sedikit. Perbaikan dan tantangan kecil ini membuat kalian tetap sibuk. Dan bila sampai tepat ke Zona Goldilocks kalian dapat meraih kondisi flow.


     Kondisi flow adalah pengalaman berada “dalam zona itu” dan terhanyut sepenuhnya dalam suatu aktivitas. Untuk mencapai kondisi flow, suatu tugas harus kira-kira 4% di atas kemampuan kalian saat ini. Gagasan pokok Aturan Goldilocks: mengerjakan tantangan dengan tingkat kesulitan masih terkendali—sesuatu yang masih berada di batas kemampuan—agaknya sangatlah penting untuk mempertahankan motivasi.
     Perbaikan memerlukan keseimbangan yang sangat halus. Kalian perlu secara teratur mencari tantangan yang mendorong kalian sampai ke batas sambil terus meraih kemajuan yang cukup agar tetap termotivasi.
     Menguasai sesuatu mengharuskan orang berlatih. Namun, makin sering orang berlatih, makin membosankan rutinitas yang dijalani. Yang harus dilakukan adalah datang ke sana beberapa hari berturut-turut atau mengunggah pesan melalui blog tepat waktu dan membiarkan satu hari berlalu tanpa terlalu terasa.
     Ancaman terbesar atas kesuksesan bukanlah kegagalan, melainkan rasa bosan. Kita menjadi bosan ketika kebiasaan itu tak lagi membuat kita bersemangat. Ini sebabnya banyak produk yang paling membentuk kebiasaan adalah produk yang menyediakan bentuk-bentuk baru secara sinambung.
     Ini dikenal sebagai “ganjaran yang berubah-ubah” atau variable reward. Irama ganjaran berubah-ubah. Sifat berubah-ubah ini dapat menimbulkan lonjakan dopamin, meningkatkan daya ingat, dan mempercepat pembentukan kebiasaan. Ganjaran yang berubah-ubah tidak akan menciptakan gairah tapi ganjaran seperti ini adalah cara yang dahsyat untuk menaikkan tingkat gairah yang sudah kita alami karena mengurangi kebosanan.
     Kita semua mempunyai sasaran yang ingin kita raih serta cita-cita yang ingin kita penuhi, tak peduli apa yang sedang kalian coba untuk lakukan dengan lebih baik, jika kalian berjuang hanya ketika hal itu mudah atau menarik, kalian tidak akan cukup konsisten untuk meraih hasil-hasil yang luar biasa.
     Satu-satunya cara untuk menjadi hebat adalah terus bersemangat ketika mengerjakan hal yang sama berulang0ulang. Kalian harus jatuh cinta pada kebosanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar