moving

PENGEMBANGAN DIRI / CHARACTER BUILDING / SELF IMPROVEMENT

Atomic Habits #18 Keberhasilan tentang Bakat (Ketika gen penting dan Kapan menjadi Tidak penting)



     Rahasia memaksimalkan peluang sukses kalian adalah memilih bidang persaingan yang tepat. Kebiasaan lebih mudah diterapkan, dan lebih memuaskan untuk dipertahankan, bila selaras dengan kecenderungan dan kemampuan alami kalian.
     Pengambilan strategi ini menuntut kita untuk menerima kebenaran sederhana bahwa orang dilahirkan dengan kemampuan berbeda-beda. Sebagian orang tidak suka membahas ini. Sepintas lalu, gen kalian terkesan tidak dapat berubah, dan apa enaknya bicara tentang hal yang di luar kendali kalian. Seolah-olah individu tertentu ditakdirkan untuk sukses sedangkan yang lain dikutuk untuk gagal. Inilah pandangan picik tentang pengaruh gen pada perilaku.
     Kekuatan genetika juga merupakan kelemahan. Gen tidak dapat diubah dengan mudah, artinya gen memberikan keunggulan pada situasi tertentu, sekaligus menjadi penghalang serius dalam situasi yang tidak selaras. Lingkungan menentukan keselarasan gen kita dan pemanfaatan bakat-bakat alam kita. Ketika lingkungan berubah, begitu juga dengan kualitas penentu kesuksesan.
     Ini tidak hanya berlaku untuk karakteristik fisik, tapi juga mental. Kompetensi sangat bergantung pada konteks. Orang yang unggul di suatu bidang tidak hanya sangat terlatih, tapi juga sangat sesuai untuk tugas itu. Gen tidak menentukan takdir kalian. Gen hanya menentukan bidang tempat kalian memiliki kesempatan.
     Gen kalian bekerja di bawah permukaan setiap kebiasaan. Gen terbukti berpengaruh terhadap segala sesuatu. Ada komponen genetik yang kuat tentang seberapa besar kepatuhan atau perlawanan kalian sewaktu berhadapan dengan otoritas. Sebagai gabungan, kumpulan bakat genetik unik akan menentukan kepribadian khusus kalian. Ada lima spektrum perilaku:
  1. Keterbukaan pada pengalaman.
  2. Kehati-hatian.
  3. Ekstraversi.
  4. Kecocokan.
  5. Neurotisisme.

     Kebiasaan tidak semata-mata ditentukan oleh kepribadian kita, tapi tidak ada keraguan bahwa gen mendorong kita ke arah tertentu. Preferensi kita yang berakar kuat akan membuat perilaku-perilaku tertentu lebih mudah bagi sebagian orang daripada bagi orang lain.
     Kalian harus membangun kebiasaan-kebiasaan yang berpeluang bagi kepribadian kalian. Kalian tidak harus membangun kebiasaan-kebiasaan yang disarankan orang lain. Pilihkan kebiasaan yang paling sesuai dengan kalian, bukan kebiasaan yang paling populer. Ada versi untuk setiap kebiasaan yang dapat mendatangkan kegembiraan dan kepuasan pada diri kalian. Carilah kebiasaan yang bisa dinikmati supaya bisa bertahan lama.
     Mendapatkan arena yang memiliki peluang kalian menang sangatlah penting untuk mempertahankan motivasi dan membuat kalian merasa sukses. Ambil kebiasaan yang tepat, maka kemajuan menjadi mudah. pendekatan paling umum adalah trial and error. Tapi hidup ini singkat. Kalian tidak punya waktu untuk mencoba setiap karier. Untungnya, ada cara efektif untuk mengelola situasi sulit ini, yaitu dengan explore/exploit trade-off.
     Pada awalnya kita ada masa eksplorasi, untuk mencoba sejumlah kemungkinan, mencermati sebanyak mungkin gagasan, dan menebar jala selebar-lebarnya. Lalu pindahkan fokus kalian ke solusi terbaik yang telah kalian temukan. Keseimbangan yang tepat bergantung pada apakah kalian sedang menang atau kalah. Kalau menang, teruslah bereksploitasi. Kalau kalah, teruslah bereksplorasi.
     Dalam jangka panjang, yang barangkali paling efektif adalah memperjuangkan strategi yang terkesan memberikan hasil pada 80-90% waktu dan bereksplorasi pada 10-20% sisanya.
     Ketika tidak mampu menang dengan menjadi lebih baik, kalian dapat menang dengan menjadi berbeda. dengan menggabungkan keterampilan, kalian mengurangi tingkat kompetisi, yang menjadikan kalian lebih mudah menonjol. Kalian dapat memintas perlunya keunggulan genetik dengan menulis ulang aturan-aturan.
     Salah satu cara terbaik untuk memastikan kebiasaan-kebiasaan kalian tetap memuaskan dalam jangka panjang adalah memilih perilaku-perilaku yang selaras dengan kepribadian dan keterampilan kalian. Bekerja keraslah pada hal-hal yang ternyata mudah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar