moving

PENGEMBANGAN DIRI / CHARACTER BUILDING / SELF IMPROVEMENT

Atomic Habits #3 Bagaimana Membangun Kebiasaan yang Lebih Baik dalam 4 Langkah Senderhana



     Kebiasaan adalah perilaku yang telah diulang dengan frekuensi cukup untuk menjadi otomatis. Proses pembentukan kebiasaan dimulai dengan upaya coba-coba. Awalnya kalian menghadapi suatu masalah dan tidak yakin bagaimana memecahkannya. Aktivitas neurologis dalam otak menjadi tinggi selama periode ini. Kalian dengan cermat menganalisis situasi dan membuat keputusan-keputusan sadar tentang apa yang akan dikerjakan, kelian mengumpulkan informasi dan mencoba memahami, dan otak mempelajari rangkaian aksi yang paling efektif.
     Setelah menemukan imbalan yang tak terduga, kali berikutnya kalian mengubah strategi. Otak kalian langsung mulai membuat katalog tentang peristiwa-peristiwa yang mendahului imbalan itu. Inilah lingkaran umpan balik atau feedbak loop. Melalui latihan, gerakan-gerakan yang tidak berguna pelan-pelan hilang dan aksi-aksi yang berguna mengalami penguatan. Begitulah kebiasaan terbentuk.
     Setiap kali menghadapi masalah yang sama, otak mulai mengotomatiskan proses pemecahannya. Ketika kebiasaan terbentuk, tingkat aktivitas dalam otak berkurang. Kebiasaan adalah jalan pintas mental yang dipelajari dari pengalaman. Itu hanyalah memori tentang langkah-langkah yang pernah diambil.
     Pembentukan kebiasaan sangat berguna karena pikiran sadar adalah sumber kemacetan dalam otak. Otak hanya dapat memperhatikan masalah satu demi satu. Setiap kali memungkinkan, pikiran sadar senang mendelegasikan tugas pada pikiran bawah sadar untuk bekerja secara otomatis. Ini tepatnya yang terjadi ketika kebiasaan terbentuk.
     Kebiasaan tidak membatasi kebebasan. Kebiasaan justru menciptakannya. Bila selalu dipaksa membuat keputusan untuk tugas-tugas sederhana, berarti kalian mempunyai jatah kebebasan yang lebih sedikit. Sebaliknya, ketika kebiasaan-kebiasaan kalian sudah mapan dan hal-hal dasar dalam hidup sesudah tertangani dengan baik, pikiran kalian bebas untuk berfokus pada tantangan-tantangan baru dan menguasai kumpulan masalah berikutnya.
     Proses membangun kebiasaan dapat dibagi menjadi empat langkah: mendapatkan petunjuk (cue), menumbuhkan gairah (craving), menanggapi (response), dan menikmati hasil (reward).


     Pertama, ada petunjuk. Petunjuk memicu otak untuk memulai perilaku. Inilah informasi kecil yang meramalkan imbalan. Pikiran kalian terus menganalisis situasi kalian, baik internal maupun eksternal, untuk mendapatkan petunjuk tentang letak suatu ganjaran. Petunjuk itu merupakan indikator pertama yang dekat dengan ganjaran, sehingga itu membangkitkan gairah.
     Gairah adalah tahap kedua, dan gairah atau nafsu menjadi kekuatan penggerak di balik setiap kebiasaan. Tanpa motivasi atau nafsu di tingkat tertentu, kita tidak memiliki alasan untuk beraksi. Yang kalian gairahkan bukan kebiasaan itu sendiri, melainkan perubahan situasi yang diberikannya. Setiap gairah terkait dengan hasrat untuk mengubah situasi internal kalian. Gairah pada orang yang satu berbeda dari orang lain. Suatu informasi dapat memicu gairah, tapi dalam praktiknya orang tidak termotivasi oleh petunjuk yang sama. Petunjuk tidak bermakna sampai orang berhasil menafsirkannya.
     Langkah ketiga adalah menanggapi. Tanggapan adalah kebiasaan sesungguhnya yang kalian lakukan, yang berwujud pikiran atau aksi. Suatu tanggapan terjadi atau tidak terjadi itu bergantung pada seberapa besar motivasi kalian dan seberapa besar kaitannya dengan perilaku.
     Akhirnya, tanggapan menghasilkan imbalan. Ganjaran adalah sasaran akhir setiap kebiasaan. Petunjuk terkait dengan melihat imbalan. Gairah berkaitan dengan hasrat terhadap ganjaran. Kita mencari ganjaran karea ada dua hal yang dapat dipenuhi: ganjaran membuat kita puas dan ganjaran mengajarkan sesuatu kepada kita.


     Kita bisa membagi empat tahap ini menjadi dua fase: masalah dan solusi. Fase masalah terjadi ketika kalian sadar ada sesuatu yang perlu berubah. Dan fase solusi terjadi ketika kalian beraksi dan meraih perubahan yang kalian dambakan.


     Empat kaidah perubahan perilaku adalah seperangkat aturan sederhana yang dapat digunakan untuk membangun kebiasaan-kebiasaan baik. Hal itu menjadikannya terlihat, menjadikannya menarik, menjadikannya mudah, dan menjadikannya memuaskan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar