moving

PENGEMBANGAN DIRI / CHARACTER BUILDING / SELF IMPROVEMENT

Atomic Habits #4 Sosok yang Terlihat Ada yang Tak Beres pada Dirinya



     Otak manusia sungguh mesin peramal. Otak terus mengamati sekeliling kalian dan menganalisis informasi yang padanya. Kapan pun kalian mengalami sesuatu yang berulang, otak kalian mulai melihat apa yang penting, memilah semua detail dan berfokus pada petunjuk-petunjuk yang relevan, kemudian mencatat informasi itu untuk pemakaian di masa mendatang.
     Dengan latihan yang cukup, kalian juga bisa mengenali petunjuk-petunjuk yang meramalkan hasil-hasil tertentu tanpa secara sadar memikirkannya. Secara otomatis, otak kalian menyandikan pelajaran-pelajaran yang dipetik dari pengalaman-pengalaman. Kita meremehkan seberapa besar kemampuan otak dan tubuh kita melakukan sesuatu tanpa berpikir. Tubuh menangani semuanya secara otomatis. Kalian jauh lebih dari yang apa yang kalian sadari.
     Kalian tidak perlu menyadari petunjuk terhadap dimulainya suatu kebiasaan. Kalian bisa melihat suatu kesempatan dan langsung menanggapinya tanpa memberikan perhatian sadar atasnya. Ini yang membuat kebiasaan berguna. Ini juga yang membuat kebiasaan berbahaya. Ketika kebiasaan terbentuk, aksi-aksi kalian datang di bawah arahan pikiran otomatis dan bawah sadar kalian. Makin sering kalian mengulang pola-pola kebiasaan, semakin kecil kemungkinan kalian mempertanyakan apa yang kalian lakukan dan mengapa kalian melakukannya.
     Sejalan dengan waktu, petunjuk-petunjuk yang memicu kebiasaan kita menjadi begitu lazim sehingga praktis tak terlihat. Tanggapan-tanggapan kita terhadap petunjuk-petunjuk ini telah terpatri begitu dalam sehingga dorongan untuk beraksi seolah-olah datang entah dari mana. Karena alasan ini, kita harus memulai perubahan perilaku dengan kesadaran.
     Sebelum dapat dengan efektif membangun kebiasaan-kebiasaan baru, kita perlu mengatasi kebiasaan-kebiasaan saat ini. Ini tidak mudah. Karena sampai kalian membuat yang tidak disadari menjadi disadari, kebiasaan itu akan mengarahkan hidup kalian dan kalian akan menyebutnya nasib.
     Makin otomatis suatu perilaku, makin kecil kita memikirkannya secara sadar. Kita begitu terbiasa melakukan apa yang kita lakukan sehingga tak lagi mempertanyakan apakah itu memang yang terbaik untuk dilakukan. Banyak kegagalan dalam kinerja terutama disebabkan oleh hilangnya kesadaran diri.
     Salah satu tantangan terbesar kita dalam mengubah kebiasaan adalah mempertahankan kesadaran tentang apa yang sesungguhnya sedang kita lakukan. Kita memerlukan sistem “menunjuk dan mengumumkan” untuk kehidupan untuk kehidupan pribadi kita.
     Tanda yang kalian berikan pada suatu kebiasaan akan bergantung pada situasi dan sasaran kalian. Perilaku sama mungkin merupakan kebiasaan baik. Semua tergantung apa yang sedang kalian perjuangkan.
     Memberi nilai untuk kebiasaan kalian bisa sedikit lebih rumit karena alasan lain. Label “kebiasaan baik” dan “kebiasaan buruk” agak kurang tepat. Kebiasaan baik dan kebiasaan buruk itu tidak ada. Yang ada adalah kebiasaan yang efektif, yaitu efektif dalam memecahkan masalah. Semua kebiasaan itu baik bagi kalian dalam situasi tertentu. Itulah sebabnya kalian melakukannya berulang-ulang.
Kebiasaan yang mendukung identitas yang kalian inginkan biasanya baik. Kebiasaan yang bertentangan dengan identitas yang kalian inginkan biasanya buruk.
     Sasaran kalian semata mencermati apa yang sesungguhnya sedang terjadi. Amati pikiran-pikiran dan aksi-aksi kalian tanpa membuat penilaian atau kritik diri. Jangan menyalahkan diri karena kesalahan-kesalahan kalian. Jangan memuji diri atas suatu keberhasilan.
     Langkah pertama untuk mengubah kebiasaan buruk adalah mewaspadainya. Jika kalian merasa memerlukan bantuan tambahan, kalian dapat mencoba melakukan Menunjuk dan Mengumumkan. Mendengar kebiasaan buruk diumumkan keras-keras menjadikan konsekuensinya terkesan lebih nyata. Cara ini memperbesar bobot pada aksi sebagai ganti membiarkan diri terjerumus ke dalam rutinitas lama.
     Proses perubahan perilaku selalu dimulai dengan kesadaran. Strategi seperti Menunjuk dan Mengumumkan terfokus pada membuat kalian mengenali kebiasaan dan mengakui petunjuk yang memicunya, yang memungkinkan kalian bereaksi dengan cara yang bermanfaat bagi kalian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar