Dalam membangun kebiasaan, ada
yang disebut dengan niat implementasi, yaitu merencanakan kapan dan di
mana kalian akan melakukan aksi. Yaitu, bagaimana kalian berniat
mengimplementasikan suatu kebiasaan tertentu. Petunjuk yang dapat memicu
kebiasaan datang dalam bentuk sangat beragam, tapi dua petunjuk yang paling
umum dalah waktu dan tempat. Niat implementasi akan efektif untuk membuat kita
bertahan pada sasaran.
Cara paling sederhana untuk
menerapkan strategi ini pada kebiasaan adalah melengkapi kalimat berikut:
Aku akan [KATA KERJA] pada [WAKTU] di [LOKASI].
Ada manfaat lain dari niat
implementasi. Spesifik dalam hal apa yang kalian inginkan dan bagaimana akan
meraihnya membantu kalian menolak hal-hal yang merusak kemajuan, mengalihkan
perhatian, dan menyingkirkan kalian dari jalur yang direncanakan.
Beri kebiasaan kalian waktu dan ruang
untuk hidup di dunia ini. Sasaran kalian adalah menetapkan waktu dan lokasi
yang sedemikian jelas sehingga, dengan pengulangan yang cukup, kalian memperoleh dorongan untuk
melakukan hal yang benar pada waktu yang tepat, bahkan ketika kalian tidak tahu
alasannya. Pendekatan terbaik untuk menggunakan niat implementasi adalah dengan
menumpuk kebiasaan.
Tidak ada perilaku yang berdiri
sendiri. Setiap tindakan menjadi petunjuk yang memicu perilaku berikutnya. Dalam
membangun kebiasaan baru, kalian dapat memanfaatkan keterhubungan perilaku
dengan keunggulan kalian. Identifikasi kebiasaan yang sudah ada setiap hari,
lalu menumpuknya dengan kebiasaan baru. Itulah menumpuk kebiasaan.
Menumpuk kebiasaan adalah bentuk
khusus niat implementasi. Alih-alih memasangkan kebiasaan baru dengan waktu dan
lokasi tertentu, kalian memasangkannya dengan kebiasaan baru.
Resep menumpuk kebiasaan adalah:
“Setelah [KEBIASAAN SEKARAN], aku akan [KEBIASAAN BARU].”
Yang penting adalah mengikat perilaku yang
diinginkan dengan sesuatu yang kalian lakukan setiap hari. Secara keseluruhan,
menumpuk kebiasaan memungkinkan kalian membentuk seperangkat aturan sederhana
untuk memandu perilaku kalian di masa mendatang. Tak peduli bagaimana kalian
menggunakan strategi ini, rahasia menciptakan tumpukan kebiasaan yang sukses adalah
memilih petunjuk yang tepat untuk memicu aksi. Tidak seperti niat implementasi,
menumpuk kebiasaan secara tersirat memiliki waktu dan lokasi yang sudah
menyatu. Kapan dan di mana kalian memilih menyisipkan kebiasaan ke dalam
rutinitas sehari-hari dapat menghasilkan perbedaan yang besar.
Petunjuk kalian juga harus
memiliki frekuensi yang sama dengan kebiasaan yang kalian inginkan. Bila ingin
melakukan kebiasaan setiap hari, tapi kalian menumpuknya di atas kebiasaan yang
hanya terjadi pada hari tertentu, itu bukan pilihan yang bagus.
Salah satu cara menemukan pemicu
yang tepat bagi tumpukan kebiasaan adalah melalui curah pendapat atas daftar
kebiasaan kalian saat ini. Menumpuk kebiasaan paling berhasil ketika
petunjuknya sangat spesifik dan bisa langsung dilakukan. Banyak orang memilih
petunjuk yang terlalu samar. Kebiasaan seperti “membaca lebih banyak” atau “makan
lebih baik” adalah alasan yang bagus, tapi sasaran-sasaran ini tidak menyediakan
instruksi tentang bagaimana dan kapan dilakukan. Harus spesifik dan jelas. Makin
erat kaitan kebiasaan baru kalian dengan petunjuk yang spesifik, makin besar
peluang kalian akan mengingatnya ketika tiba saatnya beraksi.
Kaidah pertama Perubahan
Perilaku adalah menjadikannya terlihat. Strategi sepeti ini implementasi dan
menumpuk kebiasaan termasuk cara paling praktis untuk menciptakan
petunjuk-petunjuk nyata untuk kebiasaan dan merancang rencana yang jelas
tentang kapan dan di mana aksi akan dilakukan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar