Manusia cenderung terkecoh oleh
versi-versi lebih besar dari realitas. Masyarakat kita dicekoki dengan
versi-versi realitas yang direkayasa habis-habisan sehingga lebih menarik
daripada dunia yang pernah ditinggali oleh nenek moyang kita. Inilah rangsangan-rangsangan
supernormal dalam dunia modern kita. Orang melebihkan fitur-fitur yang secara
alami menarik bagi kita, dan naluri kita bertambah liar karenanya, menjadikan
kita mengembangkan secara berlebihan kebiasaan berbelanja, kebiasaan bermedia
sosial, kebiasaan makan, dan banyak lagi.
Bila sejarah dijadikan panduan,
peluang-peluang di masa mendatang akan lebih menarik daripada peluang-peluang
saat ini. Kecenderungan mencari ganjaran menjadi lebih terkonsentrasi dan rangsangan
untuk menjadi lebih daripada saat ini makin memikat. Dibandingkan dengan yang
alami, pengalaman-pengalaman sarat kenikmatan ini sulit ditolak. Otak kita sama
seperti otak nenek moyang, tapi dengan godaan-godaan yang tak pernah mereka
hadapi.
Bila ingin meningkatkan peluang
terjadinya perilaku, kalian perlu menjadikannya menarik. Tujuan dari
menjadikannya menarik adalah belajar menjadikan kebiasaan kita tidak dapat
ditolak. Karena tidaklah mungkin mengubah setiap kebiasaan menjadi rangsangan
supernormal, kita bisa menjadikan suatu kebiasaan lebih menarik. Untuk melakukannya,
kita harus mulai dengan memahami apa yang dimaksudkan dengan gairah (craving)
dan cara kerjanya.
Kebiasaan adalah lingkaran umpan
balik yang digerakkan oleh dopamin. Setiap perilaku yang sangat berpeluang
menjadi kebiasaan berhubungan dengan kadar dopamin yang lebih tinggi. Dopamin memainkan
peran paling penting dalam banyak proses neurologi.
Dopamin dilepaskan tidak hanya
ketika kalian mengalami kenikmatan, tapi juga ketika kalian mengantisipasinya. Setiap
kali kalian membayangkan suatu peluang akan memberikan ganjaran kepada kalian,
kadar dopamin kalian melonjak, begitu pula motivasi untuk beraksi.
Antisipasi terhadap ganjaranlah—bukan
pemenuhannya—yang membuat kita melakukan tindakan. Sistem ganjaran yang
diaktifkan dalam otak ketika kalian menerima ganjaran adalah sistem yang sama
yang ter aktifkan ketika kalian mengantisipasi ganjaran itu. Ilmuwan menyebutnya
perbedaan antara “ingin” dan “suka”.
Otak kalian memiliki jauh lebih
banyak rangkaian saraf yang disediakan untuk menginginkan ganjaran daripada
menyukainya. Kenyataan bahwa otak mengalokasikan begitu banyak ruang yang
berharga untuk kawasan-kawasan yang berperan dalam gairah dan hasrat adalah bukti
lebih lanjut tentang peran penting proses ini. Gairah adalah mesin pendorong
perilaku, setiap aksi diambil karena antisipasi mendahuluinya. Gairahlah yang
membuat orang memberikan tanggapan.
Kaidah kedua ini penting karena
kita perlu membuat kebiasaan kita menjadi menarik karena sesungguhnya harapan
mendapatkan pengalaman menyenangkanlah yang memotivasi kita untuk beraksi. Inilah
peran strategi yang terkenal sebagai paket godaan.
Kalian lebih mungkin merasa
suatu perilaku menarik bila dapat melakukannya sambil melakukan sesuatu yang
kalian sukai. Paket godaan adalah cara untuk menerapkan teori psikologi yang disebut
Prinsip Premack, “perilaku-perilaku yang lebih mungkin akan memperkuat perilaku-perilaku
yang kurang mungkin”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar