moving

PENGEMBANGAN DIRI / CHARACTER BUILDING / SELF IMPROVEMENT

Atomic Habits #8 Bagaimana Menjadikan Kebiasaan Tidak Dapat Ditolak



     Manusia cenderung terkecoh oleh versi-versi lebih besar dari realitas. Masyarakat kita dicekoki dengan versi-versi realitas yang direkayasa habis-habisan sehingga lebih menarik daripada dunia yang pernah ditinggali oleh nenek moyang kita. Inilah rangsangan-rangsangan supernormal dalam dunia modern kita. Orang melebihkan fitur-fitur yang secara alami menarik bagi kita, dan naluri kita bertambah liar karenanya, menjadikan kita mengembangkan secara berlebihan kebiasaan berbelanja, kebiasaan bermedia sosial, kebiasaan makan, dan banyak lagi.
     Bila sejarah dijadikan panduan, peluang-peluang di masa mendatang akan lebih menarik daripada peluang-peluang saat ini. Kecenderungan mencari ganjaran menjadi lebih terkonsentrasi dan rangsangan untuk menjadi lebih daripada saat ini makin memikat. Dibandingkan dengan yang alami, pengalaman-pengalaman sarat kenikmatan ini sulit ditolak. Otak kita sama seperti otak nenek moyang, tapi dengan godaan-godaan yang tak pernah mereka hadapi.
     Bila ingin meningkatkan peluang terjadinya perilaku, kalian perlu menjadikannya menarik. Tujuan dari menjadikannya menarik adalah belajar menjadikan kebiasaan kita tidak dapat ditolak. Karena tidaklah mungkin mengubah setiap kebiasaan menjadi rangsangan supernormal, kita bisa menjadikan suatu kebiasaan lebih menarik. Untuk melakukannya, kita harus mulai dengan memahami apa yang dimaksudkan dengan gairah (craving) dan cara kerjanya.
     Kebiasaan adalah lingkaran umpan balik yang digerakkan oleh dopamin. Setiap perilaku yang sangat berpeluang menjadi kebiasaan berhubungan dengan kadar dopamin yang lebih tinggi. Dopamin memainkan peran paling penting dalam banyak proses neurologi.
     Dopamin dilepaskan tidak hanya ketika kalian mengalami kenikmatan, tapi juga ketika kalian mengantisipasinya. Setiap kali kalian membayangkan suatu peluang akan memberikan ganjaran kepada kalian, kadar dopamin kalian melonjak, begitu pula motivasi untuk beraksi.
     Antisipasi terhadap ganjaranlah—bukan pemenuhannya—yang membuat kita melakukan tindakan. Sistem ganjaran yang diaktifkan dalam otak ketika kalian menerima ganjaran adalah sistem yang sama yang ter aktifkan ketika kalian mengantisipasi ganjaran itu. Ilmuwan menyebutnya perbedaan antara “ingin” dan “suka”.


     Otak kalian memiliki jauh lebih banyak rangkaian saraf yang disediakan untuk menginginkan ganjaran daripada menyukainya. Kenyataan bahwa otak mengalokasikan begitu banyak ruang yang berharga untuk kawasan-kawasan yang berperan dalam gairah dan hasrat adalah bukti lebih lanjut tentang peran penting proses ini. Gairah adalah mesin pendorong perilaku, setiap aksi diambil karena antisipasi mendahuluinya. Gairahlah yang membuat orang memberikan tanggapan.
     Kaidah kedua ini penting karena kita perlu membuat kebiasaan kita menjadi menarik karena sesungguhnya harapan mendapatkan pengalaman menyenangkanlah yang memotivasi kita untuk beraksi. Inilah peran strategi yang terkenal sebagai paket godaan.
     Kalian lebih mungkin merasa suatu perilaku menarik bila dapat melakukannya sambil melakukan sesuatu yang kalian sukai. Paket godaan adalah cara untuk menerapkan teori psikologi yang disebut Prinsip Premack, “perilaku-perilaku yang lebih mungkin akan memperkuat perilaku-perilaku yang kurang mungkin”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar