moving

PENGEMBANGAN DIRI / CHARACTER BUILDING / SELF IMPROVEMENT

Better Than Before #3 Pilar-Pilar Kebiasaan



     Banyak strategi yang dapat membantu untuk mengubah kebiasaan kita, dan empat menara strategi berada di tingkat yang lebih tinggi daripada yang lainnya: Monitoring (Pengawasan), Foundation (Fondasi), Scheduling (Penjadwalan), Accountability (Penanggung Jawab).

KITA YANG MENGATUR APA YANG KITA AWASI
“Pengawasan”
     Strategi pengawasan memiliki kekuatan yang luar biasa. Hal tersebut tidak memerlukan perubahan, tetapi sering kali mengarah pada perubahan. Langkah kunci untuk Strategi Pengawasan adalah untuk mengidentifikasikan tindakan apa yang diawasi. Jika kita ingin sesuatu yang dapat dihitung dalam kehidupan kita, kita harus mencari cara untuk dapat menghitungnya.
     Pengukuran yang aktual sangatlah penting, karena saat kita menebak-nebak apa yang sedang kita lakukan, kita sering kali sangat tidak akurat. Pengawasan yang akurat membantu kalian dalam menentukan apakah sebuah kebiasaan memang sepadan dengan waktu, uang, dan energi yang dikonsumsinya.

LAKUKAN SATU PER SATU
“Landasan”
     Strategi Empat Kecenderungan, Perbedaan-perbedaan, dan Pemantauan memiliki kekuatan dari kesadaran diri. Jika kita ingin memperbaiki kebiasaan kita, lakukanlah dari yang terpenting dulu. Dengan begitu, mulailah dengan masalah yang besar, yang memang terlihat.
     Anehnya, saat orang ingin memperbaiki kebiasaan merek, mereka mulai dengan kebiasaan yang tidak akan memberikan banyak imbalan sebagai pengganti energi pembentukan kebiasaan yang dibutuhkan. Banyak orang yang memutuskan untuk memperbaiki kebiasaan mereka, mereka tidak memulai dengan melihat di mana kunci mereka. Mereka mulai dengan mencari di tempat yang mudah.
     Jadi seharusnya kita memulai kebiasaan yang dapat langsung memperkuat kontrol diri; kebiasaan ini berfungsi sebagai dasar untuk membentuk kebiasaan baik lainnya. Mereka melindungi kita agar tidak terbebani secara fisik atau mental karena kita tidak dapat mengatur diri sendiri.
     Dari hasil penelitian, kebiasaan pada empat area berikut merupakan yang paling berhasil dalam meningkatkan rasa pengendalian diri, dan dengan cara ini dapat memperkuat landasan dari semua kebiasaan kita:
  1. Tidur
  2. Bergerak
  3. Makan dan minum yang baik
  4. Merapikan

     Kebiasaan dasar cenderung untuk saling menguatkan, jadi mereka berasa di tempat yang baik untuk berbagai macam perubahan kebiasaan. Kebiasaan dasar terkadang membuat perubahan besar dapat terjadi. Kebiasaan dasar layak mendapatkan prioritas khusus. Meskipun kebiasaan kita cukup bagus, Strategi Pemantauan telah menunjukkan bahwa kita dapat melakukan banyak hal untuk memperbaiki kebiasaan dasar kita sendiri.

JIKA TERCATAT DI KALENDER, BARU AKAN DILAKUKAN
“Penjadwalan”
     Strategi Penjadwalan, yaitu menentukan waktu secara spesifik untuk melakukan suatu aktivitas, adalah salah satu strategi dari formasi kebiasaan yang paling umum dan kuat. Penjadwalan membuat kita lebih memungkinkan dalam mengubah sebuah aktivitas menjadi sebuah kebiasaan.
     Kebiasaan dapat berkembang menjadi yang paling kuat dan paling cepat saat aktivitas tersebut diulang dengan cara yang biasa, dan bagi kebanyakan dari kita, melakukan sebuah aktivitas pada waktu yang dijadwalkan cenderung membuat kita melakukan aktivitas tersebut.
     Penjadwalan juga memaksa kita untuk menantang batasan harian. Sangat menggoda untuk berpura-pura bahwa kita dapat melakukan apa pun jika hanya kita mendapatkan “keseimbangan” yang benar, tetapi menjadwalkan membutuhkan pilihan. Penjadwalan satu aktivitas membuat waktu tersebut menjadi tidak tersedia untuk aktivitas yang lain.

ADA YANG MENGAWASI
“Akuntabilitas”
     Agar efektif, Strategi Penjadwalan sering kali harus dipasangkan dengan Strategi Penanggungjawaban yang utama. Tidak cukup hanya menjadwalkan sebuah kebiasaan; kita juga harus benar-benar mengikuti kebiasaan tersebut. Penanggungjawaban artinya kita menghadapi konsekuensi atas apa yang kita lakukan.
Akuntabilitas adalah faktor yang kuat dalam formasi kebiasaan, dan ciri khas hidup kita. Jika kita percaya ada yang mengawasi, kita akan berperilaku berbeda. Tenggat waktu membantu kita untuk tetap menjalankan kebiasaan bekerja kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar