Banyak strategi yang dapat
membantu untuk mengubah kebiasaan kita, dan empat menara strategi berada di
tingkat yang lebih tinggi daripada yang lainnya: Monitoring (Pengawasan),
Foundation (Fondasi), Scheduling (Penjadwalan), Accountability (Penanggung
Jawab).
—
KITA YANG MENGATUR APA YANG KITA AWASI
“Pengawasan”
Strategi pengawasan memiliki kekuatan yang luar biasa. Hal
tersebut tidak memerlukan perubahan, tetapi sering kali mengarah pada perubahan.
Langkah kunci untuk Strategi Pengawasan adalah untuk mengidentifikasikan
tindakan apa yang diawasi. Jika kita ingin sesuatu yang dapat dihitung dalam
kehidupan kita, kita harus mencari cara untuk dapat menghitungnya.
Pengukuran yang aktual sangatlah
penting, karena saat kita menebak-nebak apa yang sedang kita lakukan, kita
sering kali sangat tidak akurat. Pengawasan yang akurat membantu kalian dalam
menentukan apakah sebuah kebiasaan memang sepadan dengan waktu, uang, dan
energi yang dikonsumsinya.
—
LAKUKAN SATU PER SATU
“Landasan”
Strategi Empat Kecenderungan,
Perbedaan-perbedaan, dan Pemantauan memiliki kekuatan dari kesadaran diri. Jika
kita ingin memperbaiki kebiasaan kita, lakukanlah dari yang terpenting dulu. Dengan
begitu, mulailah dengan masalah yang besar, yang memang terlihat.
Anehnya, saat orang ingin memperbaiki
kebiasaan merek, mereka mulai dengan kebiasaan yang tidak akan memberikan
banyak imbalan sebagai pengganti energi pembentukan kebiasaan yang dibutuhkan. Banyak
orang yang memutuskan untuk memperbaiki kebiasaan mereka, mereka tidak memulai
dengan melihat di mana kunci mereka. Mereka mulai dengan mencari di tempat yang
mudah.
Jadi seharusnya kita memulai kebiasaan
yang dapat langsung memperkuat kontrol diri; kebiasaan ini berfungsi sebagai
dasar untuk membentuk kebiasaan baik lainnya. Mereka melindungi kita agar tidak
terbebani secara fisik atau mental karena kita tidak dapat mengatur diri sendiri.
Dari hasil penelitian, kebiasaan
pada empat area berikut merupakan yang paling berhasil dalam meningkatkan rasa
pengendalian diri, dan dengan cara ini dapat memperkuat landasan dari semua kebiasaan
kita:
- Tidur
- Bergerak
- Makan dan minum yang baik
- Merapikan
Kebiasaan dasar cenderung untuk
saling menguatkan, jadi mereka berasa di tempat yang baik untuk berbagai macam
perubahan kebiasaan. Kebiasaan dasar terkadang membuat perubahan besar dapat
terjadi. Kebiasaan dasar layak mendapatkan prioritas khusus. Meskipun kebiasaan
kita cukup bagus, Strategi Pemantauan telah menunjukkan bahwa kita dapat
melakukan banyak hal untuk memperbaiki kebiasaan dasar kita sendiri.
—
JIKA TERCATAT DI KALENDER, BARU AKAN DILAKUKAN
“Penjadwalan”
Strategi Penjadwalan, yaitu
menentukan waktu secara spesifik untuk melakukan suatu aktivitas, adalah salah
satu strategi dari formasi kebiasaan yang paling umum dan kuat. Penjadwalan membuat
kita lebih memungkinkan dalam mengubah sebuah aktivitas menjadi sebuah
kebiasaan.
Kebiasaan dapat berkembang menjadi
yang paling kuat dan paling cepat saat aktivitas tersebut diulang dengan cara
yang biasa, dan bagi kebanyakan dari kita, melakukan sebuah aktivitas pada
waktu yang dijadwalkan cenderung membuat kita melakukan aktivitas tersebut.
Penjadwalan juga memaksa kita
untuk menantang batasan harian. Sangat menggoda untuk berpura-pura bahwa kita
dapat melakukan apa pun jika hanya kita mendapatkan “keseimbangan” yang benar,
tetapi menjadwalkan membutuhkan pilihan. Penjadwalan satu aktivitas membuat
waktu tersebut menjadi tidak tersedia untuk aktivitas yang lain.
—
ADA YANG MENGAWASI
“Akuntabilitas”
Agar efektif, Strategi
Penjadwalan sering kali harus dipasangkan dengan Strategi Penanggungjawaban yang
utama. Tidak cukup hanya menjadwalkan sebuah kebiasaan; kita juga harus benar-benar
mengikuti kebiasaan tersebut. Penanggungjawaban artinya kita menghadapi
konsekuensi atas apa yang kita lakukan.
Akuntabilitas adalah faktor yang kuat dalam formasi kebiasaan, dan ciri
khas hidup kita. Jika kita percaya ada yang mengawasi, kita akan berperilaku
berbeda. Tenggat waktu membantu kita untuk tetap menjalankan kebiasaan bekerja
kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar