moving

PENGEMBANGAN DIRI / CHARACTER BUILDING / SELF IMPROVEMENT

Quantum Learning #8 Menulis dengan Penuh Percaya Diri


Believe it or not, kita semua adalah penulis. Entah kalian suka menulis ataupun tidak, kalian tetaplah penulis.
     Saat anak-anak, kita adalah penulis alamiah yang masih polos yang selalu mempunyai sesuatu untuk dikatakan. Saat itu, pikiran kita berkecamuk dengan berbagai macam gagasan dan kita tidak pernah berhenti untuk berpikir bahwa gagasan kita bodoh sampai kita mencapai titik dimana kesadaran diri muncul. Kita menjadi kritis terhadap diri kita sendiri. Saat memikirkan gagasan-gagasan untuk menulis formal, rasanya seperti berada di dalam kekalutan di mana kita berhadapan dengan banyak jalan buntu.
     Hal itu adalah akibat dari teknik mengajar formal yang membuat menulis menjadi proses otak kiri semata. Proses itu menghambat kita dalam perencanaan dan outline, tata bahasa dan tanda baca, struktur dan penyuntingan. Teknik pengajaran formal mengabaikan kebenaran bahwa menulis adalah aktivitas seluruh otak, dimana emosional dari otak kanan dan logika dari otak kiri bekerja.
     Ada dua cara untuk “menghancurkan bendungan” itu. Yang pertama adalah dengan “pengelompokan” dan lainnya adalah “menulis cepat”. Keduanya sangat efektif dan sangat menyenangkan.



Pengelompokan (Clustering)
     Pengelompokan yang dikembangkan oleh Gabriele Rico adalah cara memilah pemikiran-pemikiran yang saling berkaitan dan menuangkannya di atas kertas secepatnya, tanpa mempertimbangkan kebenaran atau nilainya.
     Pengelompokan memiliki kemiripan dengan peta pikiran, karena berdasarkan pada teori otak yang sama, yang berarti keduanya bekerja dengan alasan yang sama. Dalam pengelompokan, semua pemikiran diberi peringkat secara merata dengan menciptakan reaksi rantai kreativitas.
  • Melihat dan membuat kaitan antara gagasan.
  • Mengembangkan gagasan-gagasan yang telah dikemukakan.
  • Menelusuri jalan pikiran yang ditempuh otak agar mencapai suatu konsep.
  • Bekerja secara alamiah dengan gagasan-gagasan tanpa penyuntingan atau pertimbangan.
  • Memvisualkan hal-hal khusus dan mengingatnya kembali dengan mudah.
  • Mengalami desakan kuat untuk menulis. (Di SuperCamp ini disebut dengan “aha!” tapi bukan "ashiapp!" hehe)

Menulis Cepat (Fastwritting)
     Menulis cepat adalah cara untuk mengatasi masalah untuk menulis sebelum kalian menemukan apa sebenarnya yang ingin kalian tulis. Menulis cepat membantu kalian mengatasi masalah lembaran kosong dan melihat kemajuan dengan segera.
  1. Pilihlah suatu topik.
  2. Gunakan timer untuk jangka waktu tertentu.
  3. Mulailah menulis secara berkelanjutan walaupun apa yang kalian tulis adalah “Aku gataw mau nulis apa”.
  4. Saat timer berjalan, hindari pengumpulan gagasan, pengaturan kalimat, pemeriksaan tata bahasa, pengulangan kembali, mencoret atau menghapus sesuatu.
  5. Teruskan hingga waktu habis dan itulah saatnya berhenti.

Menunjukkan Bukan Memberitahukan (Show Not Tell)
     Dengan menggunakan imajinasi, “Menunjukkan Buka Memberitahukan (Show Not Tell)” mengubah kalimat-kalimat kering menjadi deskripsi yang menakjubkan.

Tahap-tahap Proses Penulisan yang Lengkap
  1. Sebelum Menulis. Mengelompokkan dan menulis cepat.
  2. Draft Kasar. Gagasan dieksplorasi dan dikembangkan.
  3. Berbagi. Seorang rekan membaca draft tersebut dan memberikan umpan balik.
  4. Perbaikan (revisi). Dari umpan balik, perbaiki tulisantersebut dan bagikan lagi.
  5. Penyuntingan (editing). Perbaiki semua kesalahan, tata bahasa, dan tanda baca.
  6. Penulisan Kembali. Masukkan isi yang baru dan perubahan penyuntingan.
  7. Evaluasi. Periksalah apakah tugas ini sudah selesai.

Kiat-kiat untuk Memperlancar Penulisan
  1. Mulailah secepatnya.
  2. Putarlah musik.
  3. Cari waktu yang tepat.
  4. Berolahragalah.
  5. Bacalah apa saja.
  6. Mengelompok-kelompokkan pekerjaan.
  7. Gunakan warna-warna.


Kiat-kiat supaya tidak Mengalami Hambatan
  1. Hematlah kertas kesayangan kalian.
  2. Tempatkalah diri kalian pada sisi yang lain.
  3. Menyingkirlah dari tulisan kalian.
  4. Langgarlah aktivitas rutin kalian.
  5. Gantilah alat-alat tulis kalian.
  6. Ubahlah lingkungan kalian.
  7. Berbicaralah kepada anak-anak tentang proyek kalian.

Quantum Learning #9 Upayakan Keajaiban-keajaiban Memori Anda


Kenyataan yang terjadi adalah bahwa hidup kalian penuh dengan hal-hal yang mengharuskan kita mengingat detail-detail khusus dari segala sesuatu.
     Kita sering mendengar orang-orang tua mengeluh bahwa ingatan mereka sudah tidak seperti dulu lagi. Tetapi mereka tampaknya hampir mengingat semua kejadian yang pernah terjadi bertahun-tahun lampau. Kenapa itu bisa terjadi? Sederhana saja, semakin banyak kalian menghubungkan asosiasi yang bermakna dengan peristiwa tertentu, atau teori, atau susunan fakta, semakin mungkin kalian dapat mengumpulkan asosiasi yang bermakna.


Perbedaan Memori dan Daya Ingat
Memori menyimpan segala sesuatu dan hanya mengingat apa yang diperlukan dan apa yang berarti di dalam hidup. Dengan menjalani hidup seutuhnya, kalian dapat menciptakan hubungan-hubungan memori yang baru dan meningkatkan kemampuan kalian untuk mengingat kenyataan-kenyataan, peristiwa-peristiwa, dan informasi-informasi baru. Dengan meningkatnya kemampuan untuk mengingat detail, seseorang mengembangkan kreativitas dan lebih berhasil pada pemecahan masalah.

Apa yang Kita Ingat Paling Baik
Kalian mengingat informasi dengan sangat baik jika informasi tersebut dicirikan oleh kualitas-kualitas ini:
  • Asosiasi Indriawi, terutama visual. Pengalaman yang melibatkan indra-indra kita umumnya akan sangat jelas dalam memori kita. Dan jika melibatkan lebih dari satu indra, pengalaman itu akan lebih mudah diingat.
  • Konteks Emosional. Pernah lupai cinta pertama? Gak mungkin donggg.
  • Kualitas yang Menonjol atau Berbeda. Lebih inget mana, liat hal yang mainstream atau yang gak mainstream?
  • Asosiasi yang Intens. Kita cenderung untuk mengingat hal-hal yang absurd, seksual, vulgar, berwarna-warni, ditonjolkan, dan imajinatif.
  • Kebutuhan untuk Bertahan Hidup. Intinya kalau buat bertahan hidup, bakal lebih inget.
  • Hal-hal yang Memiliki Keutamaan Pribadi. Kita semua termotivasi untuk mengingat hal-hal yang mempunyai arti khusus bagi kita sebagai individu.
  • Hal-hal yang Diulang-ulang. Kalau dapat materi pelajaran yang sama berulang-ulang, kalian pasti inget sama materi itu kan kan?
  • Hal-hal yang Pertama dan Terakhir dalam Suatu Sesi. Saat terbaik untuk mengingat sesuatu adalah saat di awal sesi dan di akhir sesi.


Asosiasi: Kunci Mendapatkan Daya Ingat Istimewa
     Kunci untuk mendapat daya ingat yang istimewa adalah bagaimana cara kita mengasosiasikan berbagai hal dalam memori kita. Teknik-teknik asosiasi membatu kalian untuk mengingat nama-nama ketika kalian diperkenalkan kepada orang-orang baru.

Menghubungkan: Latihan Mudah untuk Menghafal
     Jika kalian harus menghafal suatu deret fakta atau istilah yang tampaknya tidak berkaitan, kalian dapat menghubungkan semuanya dengan cerita konyol yang membuatnya mudah dihafal.

Contoh: mengingat fakta-fakta daerah Aceh
Banda Aceh
Serambi Makkah
Masjid Raya Baitur Rahman
→ Kue Serabi Nangka (seperti bunyi Serambi Makkah) khas Banda Aceh bisa diperoleh di depan jalan Masjid Baitur Rahman.

Sistem Cantol: Cara Mudah Menghafal Apa Saja
     Sistem cantol dapat digunakan untuk menghafal daftar apa saja. Daftar angka yang dicocokkan dengan kata-kata berbunyi sama atau penunjuk-penunjuk visual digunakan sebagai suatu yang tetap, yang tertanam kuat dalam memori kalian.

Contoh:
Paku = Satu
Kuda = Dua
Segitiga = Tiga

Metode Lokasi
     Metode lokasi adalah metode yang menggunakan tempat yang paling kita kenal dan kesan yang berlebih-lebihan. Metode lokasi dapat digunakan bersama dengan sistem cantol, menghubungkan kata-kata dengan tempat-tempat. Namun sekali lagi, lihatlah kembali daftar kita tentang apa yang kita ingat paling baik untuk memasukkan asosiasi-asosiasi kalian dengan sesuatu yang dapat diingat.

Akronim dan Kalimat-kalimat Kreatif
     Akronim (singkatan) adalah kata yang dibentuk dari huruf atau huruf-huruf awal, atau sekelompok kata, atau istilah gabungan. Misalnya, program Pembangunan Lima Tahun di Indonesia biasa disebut PELITA dan POOP merupakan singkatan dari People Order Our Patties.

Kiat-kiat Jitu
  • Ingat untuk Mengingat.
  • Berlatihlah untuk Menggunakan Memori Kalian.
  • Buatlah Asosiasi kalian dengan Spesifik dan Jelas.
  • Ingatlah yang Lain Lagi.
  • Buatlah Peta Pikiran dan Presentasi untuk Pelajaran Kalian.
  • Lengkapilah dengan Arti.
  • Ulangilah Materi Kalian.
  • Ambillah jeda sesering mungkin ketika mempelajari sesuatu.
  • Jagalah Kesehatan Kalian.

Quantum Learning #10 Melaju dengan Kekuatan Membaca


Membaca adalah suatu tugas yang berat bagi sebagian orang. Bagaimana dengan kalian? Pernah gak kalian baca suatu halaman sampai akhir, terus bertanya ke diri sendiri, “Apa yang baru kubaca tadi?”. Atau kalian pernah terhenti di suatu kata karena pikiran kalian entah kemana?
     Kegiatan membaca sehari-hari biasanya terdiri dari pengamatan atas kata-kata yang dicetak secara mencolok, pemahaman, pemilihan, dan penyimpanan informasi. Doronglah keterampilan membaca kalian untuk mengejar kemampuan mental kelian dengan cara menyingkirkan mitos-mitos yang kalian percayai tentang membaca.

Menghancurkan Mitos
     Menggantikan mitos-mitos kuno dengan gagasan-gagasan baru merupakan langkah pertama dalam menciptakan keterampilan baru membaca.
  • Membaca itu sulit → Membaca Itu Mudah
  • Membaca tak boleh menggunakan jari → Boleh Saja Membaca dengan Jari sebagai Penunjuk
  • Membaca harus dieja kata per kata → Boleh Membaca Banyak Kata Sekaligus
  • Membaca harus perlahan → Boleh Membaca dengan Cepat dan Tetap Paham Isinya



Kiat-kiat Jitu
  • Mempersiapkan Diri. Keadaan mental dan fisik merupakan kunci-kunci penting untuk menjadi pembaca istimewa. Luangkan waktu beberapa saat sebelum sesi membaca untuk menyesuaikan keadaan fisik dan mental kalian.
  • Minimalkan Gangguan. Carilah tempat yang tenang dan damai untuk membaca. Selain itu, cobalah untuk mendengarkan musik barok dengan tempo 60 ketukan per menit.
  • Duduklah dengan Sikap Tegak. Ratakan telapak kaki kalian di atas lantai dan bukalah buku di atas meja atau bangku di hadapan kalian.
  • Luangkan Waktu Beberapa Saat untuk Menenangkan Pikiran. Tutup mata, tarik napas panjang, dan biarkan diri kalian relaks. Setelah merasa tenang, bukalah mata kemudian gerakkan mata kalian ke arah buku dan mulailah membaca.
  • Gunakan Jadi atau Benda Lain sebagai Petunjuk. Mata akan mengikuti benda yang bergerak, maka akan membantu bila ada penunjuk yang dapat diikuti saat mata bergerak ke bagian bawah halaman.
  • Lihat Sekilas Bahan Bacaan Kalian Sebelum Mulai Membaca. Sebelum membaca, lihatlah sekilas bahan bacaan kalian seolah-olah kalian sedang melihat-lihat barang di etalase toko sebelum membeli. Dengan sedikit persiapan ini, kalian akan tahu apa yang dapat diharapkan dan pikiran kalian akan mendapatkan gagasan-gagasan baik dari gagasan-gagasan yang diberikan. Hal ini akan meningkatkan pemahaman dan memperkuat ingatan.



Memahami Materi yang Anda Baca
     Sesungguhnya kalian memahami sama baiknya atau lebih baik ketika membaca dengan cepat. Banyak orang merasa bahwa mereka hanya mengingat sedikit saja walau mereka tidak begitu yakin tentang pemahaman mereka. Inilah beberapa kiat yang kalian perlukan:
  • Jadilah Pembaca Aktif. Pusatkan pikiran kalian ke dalam keadaan yang lebih menuntut, mengeluarkan gagasan dari teks seolah-olah kalian menyedot bensin dari dalam tangki.
  • Bacalah Gagasannya, Bukan Kata-katanya. Kata-kata yang digunakan penulis adalah alat untuk menyampaikan gagasan-gagasannya, dan cara untuk dapat “memahami gagasan: tersebut adalah dengan membaca kata-kata dalam konteks yang berhubungan.
  • Libatkan Indra Kalian. Gunakan pendengaran dengan cara membaca keras. Dan libatkan kinestetik dan visual dengan menggarisbawahi hal penting dengan stabilo dan gambar sesuatu di sampingnya.
  • Ciptakan Minat. Carilah alasan kenapa kalian membaca agar membuat kalian semangat.
  • Buat Peta Pikiran dari Materi Bacaan. Bikin biar gampang diingat gais.



Ragam Kecepatan Membaca
  • Reguler → Biasanya digunakan untuk bacaan santai/ringan.
  • Melihat cepat (Skimming) → Cara kita melihat buku telepon atau kamus.
  • Milihat sekilas (Scanning) → Seperti membaca koran.
  • Kecepatan tinggi (Warp Speed) → Membaca dengan kecepatan tinggi dan dengan pemahaman yang menakjubkan.


Meningkatkan Penglihatan Periferal Anda
     Mengembangkan visi periferal memungkinkan kalian memperoleh lebih banyak informasi pada setiap pengamatan. Untuk mengetahui penglihatan periferal kalian, lakukan tes sederhana ini:
  1. Lihatlah secara langsung sebuah objek.
  2. Rentangkan kedua lengan kalian ke depan dengan jari telunjuk mengarah ke atas.
  3. Gerakkan tangan kalian secara perlahan ke dalam hingga kalian dapat melihat jari-jari kalian.
  4. Perhatikan cakupan penglihatan kalian ketika melihat lurus ke dapan.


Teknik-teknik Membalik Halaman
     Kemampuan membalik halaman dengan cepat adalah kunci untuk meningkatkan kecepatan membaca.

Hyperscan untuk Meningkatkan Kecepatan Mata
Hyperscanning merupakan alat membaca yang sangat bermanfaat. Hyperscanning merupakan metode yang baik untuk melihat sekilas material bacaan dan juga untuk memutuskan apakah kalian ingin membaca buku itu atau tidak.

Sepuluh Menit Sehari untuk Menyatukan Semuanya
  • Pilihlah Tempat yang Tenang untuk membaca dan membacalah di tempat yang sama setiap hari.
  • Periksa Fisiologi Kalian dengan meluangkan waktu untuk menenangkan pikiran dan bersantai.
  • Lihat sekilas Buku Itu selama Satu Menit dan tanyai diri kalian, “Apa yang dibahas buku ini?”.
  • Putar Baliklah Buku Itu untuk menambah kecepatan kalian.
  • Putar Kembali Buku Secara Benar.


Quantum Learning #11 Berpikir Logis, Berpikir Kreatif


Orang yang kreatif selalu ingin tahu, suka mencoba, senang bermain, dan intuitif. Kalian semua mempunyai potensi untuk menjadi orang kreatif itu. Tapi bagaimana caranya?
     Orang kreatif menggunakan pengetahuan yang kita semua memilikinya dan membuat lompatan yang memungkinkan mereka memandang segala sesuatu dengan cara-cara yang baru. Semua orang lahir dengan kreativitas, dan jika kalian yakin kalian adalah orang yang kreatif, kalian akan menemukan cara yang kreatif untuk mengatasi masalah harian baik dalam pekerjaan maupun dalam kehidupan pribadi.

Informasi: Bahan Mentah Perubahan
     Pada saat ini, informasi sangat berlimpah dan sangat mudah diperoleh, hingga mengakibatkan laju perubahan dunia yang sangat cepat. Untuk itu, kita memerlukan keterampilan berpikir yang membuat kita mampu mengasimilasikan informasi baru untuk kita gunakan. Kita secara kreatif perlu mengadaptasi informasi itu untuk hidup kita agar mendapatkan hasil yang positif.

Melihat Proses Pemecahan Masalah
     Pemecahan-masalah adalah kombinasi dari pemikiran logis dan kreatif yang melibatkan otak-kanan dan otak-kiri. Penting untuk diingat bahwa kreativitas melampaui percikan kreatif awal sampai tahap pelaksanaan gagasan sebenarnya.
  • Berpikir Vertikal. Bergerak selangkah demi selangkah menuju tujuan.
  • Berpikir Lateral. Melihat permasalahan dari beberapa sudut pandang baru.
  • Berpikir Kritis. Memasukkan penilaian atau evaluasi yang cermat.
  • Berpikir Analitis. Memecahkan masalah atau gagasan menjadi bagian-bagian dan mengeksplorasinya.
  • Berpikir Strategis. Mengembangkan strategi khusus untuk perencanaan.
  • Berpikir Kreatif. Menyusun kembali fakta-fakta yang ada dan muncul dengan pandangan baru tentang masalah itu.

     Sejak awal hingga akhir, penyelesaian masalah yang kreatif berjalan melalui tahapan-tahapn khusus ini:
  • Persiapan. Mendefinisikan masalah, tujuan, atau tantangan.
  • Inkubasi. Mencerna fakta-fakta dan membiarkan hal-hal ini matang dalam pikiran kalian.
  • Iluminasi. Gagasan-gagasan bermunculan ke permukaan.
  • Verifikasi. Memutuskan apakah solusinya benar-benar mengatasi masalah.
  • Aplikasi. Mengambil langkah-langkah untuk menindaklanjuti solusi itu.

Meletakkan Dasar
     Semua upaya besar yang kreatif harus mempunyai dasar yang kukuh. Mulailah dengan pengetahuan kalian sekarang dan pengetahuan orang lain, dan dari situlah kalian membangun. Ketika kalian mendefinisikan tujuan, kalian menggunakan otak kiri yang logis dan metodologis untuk menciptakan peta yang akan diikuti otak kanan selama fase inkubasi dan iluminasi, yang muncul kemudian. Ketahuilah apa manfaatnya bila solusi atau tujuan tercapai, dan juga halangan yang mungkin ada untuk mencapai tujuan tersebut. Lalu tetapkan masalah atau tujuan kalian dalam bahasa yang rinci dan tepat. Jika semua fakta sudah masuk, kalian memasuki tahap inkubasi—memikirkan fakta-fakta itu secara perlahan dalam otak kalian. Ini merupakan tahap otak-kanan yang kerap dilewatkan orang. itu karena kalian hidup dalam masyarakat otak-kiri di mana “tidak melakukan apa pun” dianggap aneh. Hal itu akan melumpuhkan kreativitas kalian. Maka, izinkan diri kalian untuk “tidak melakukan apa pun” hingga inkubasi memberi jalan pada iluminasi.

Rasanya Hidup dalam Solusi Diri Sendiri
     “Berpikir tentang masalah” bisa jadi negatif. Itu akan bermuara pada hal yang salah dan ini dapat menguras tenaga dan kreativitas kalian. “Berpikir tentang hasil” di sisi lain adalah positif. Ini merupakan lawan dari berpikir tentang masalah dan akan mengarahkan kalian ke arah yang benar, bukannya membiarkan kalian bergelut dengan pikiran-pikiran negatif.
     Pikirkanlah solusi daripada masalah, dan selaraskan diri kalian dengan keberhasilan. Dengan kata lain, bayangkan rasanya “hidup dalam solusi kalian sendiri”. Ini adalah cara ampuh untuk tiba pada berbagai cara agar menjadikan solusi itu muncul.

Latihan dalam Berpikir tentang Hasil
     Ini adalah sebuah latihan berpikir tentang hasil (outcome thinking) untuk mendefinisikan dan meraih tujuan pribadi serta mengubah masalah yang menguras energi menjadi tujuan-tujuan yang membangkitkan energi.
     Dengan latihan ini, kalian akan mendapati bahwa begitu kalian dapat memvisualisasikan diri kalian sebagai orang yang kalian cita-citakan, kalian akan langsung mulai bergerak ke arah itu. “Kekuatan visi” merupakan motivator yang sangat efektif untuk perubahan.

Pergeseran Paradigma atau “Berganti Tangga”
     Berpikir kreatif bukanlah tentang bekerja lebih keras, ini tentang berpikir secara berbeda. hal ini sering melibatkan gejala berpikir lateral yang disebut “pergeseran paradigma”. Paradigma-paradigma dalam hidup bermanfaat bagi banyak hal. Tetapi, paradigma juga bisa membatasi. Paradigma bisa menyembunyikan peluang dari diri kalian. Hidup dalam paradigma seperti selalu melihat lewat jendela yang sama.
     “Pergeseran paradigma” seperti menemukan jendela baru secara tiba-tiba yang melaluinya semua hal-hal baru menjadi tampak. Akan tetapi, berbicara mengenai pergeseran paradigma lebih mudah daripada melaksanakannya. Yang terpenting, kalian harus waspada bahwa paradigma ada untuk memikirkan tentang memandang bagian luar paradigma tersebut.

Curah-gagasan (Brainstorming)
     Brainstorming adalah teknik yang mencakup pencatatan gagasan-gagasan yang terjadi spontan dengan cara tidak menghakimi. Dalam curah-gagasan, semua gagasan diterima sebagai gagasan yang baik, terlepas dari betapa asing gagasan tersebut.
     Curah-gagasan dapat juga dimanfaatkan untuk memandang masa depan dalam kreativitas. Yang sekarang tersedia adalah bahan mentah untuk membangun masa depan. Memproyeksikan apa yang terjadi, meramalkan variabel-variabel apa yang akan membentuk masa depan, inilah latihan utama pemikiran kreatif. Kunci proses ini adalah setiap anggota kelompok harus menerima semua pikiran sebagai realitas potensial dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan terbuka tentang bagaimana pengaruh setiap gagasan terhadap suatu usaha. Antisipasi kreatif tentang masa depan adalah jalan yang mengubah bisnis biasa menjadi pelopor-pelopor pertama. Dan jika ada suatu rumusan sederhana untuk menjadi pelopor semacam itu, maka itu adalah:

Masa Kini + Gagasan-gagasan Berani = Masa Depan
Kiat-kiat Berpikir Kreatif
  • Ingatlah Kesuksesan Anda di Masa Lalu, baik yang Biasa maupun yang Menakjubkan.
  • Yakinlah bahwa Hal Ini Bisa Menjadi Hari Terobosan.
  • Latihlah Kreativitas Anda dengan Permainan-permainan Mental.
  • Ingatlah bahwa Kegagalan Membawa pada Keberhasilan.
  • Raihlah Impian dan Fantasi Kalian.
  • Biarkan Kesenangan Memasuki Kehidupan kalian.
  • Kumpulkan Pengetahuan dari Tempat Lain.
  • Lihatlah Situasi dari Semua Sisi.
  • Bebaskan Pikiran Kalian dari Asumsi.
  • Ubahlah Posisi Kalian Sesering Mungkin.

Quantum Learning #12 Menjadikan Quantum Learning Melejit

Potensi setiap orang sangat besar—kemampuan potensial untuk menjadi seorang yang jenius. Pikiran kalian benar-benar tak terbatas untuk belajar—kini dan selama hidup kalian.
     Pengulangan adalah sarana untuk mengingat dan meningkatkan pemahaman tentang materi yang kalian pelajari. Nah kali ini kita akan sedikit me-review mengenai apa saja yang sudah kita pelajari dari artikel-artikel sebelumnya.
     Kita sudah mempelajari tentang Quantum Learning sebagai interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. Cahaya yang dapat disalurkan menuju solusi-solusi yang berhasil. Di sepanjang jalan menuju kemajuan, banyak yang harus dipecahkan, salah satunya karena masih adanya kemampuan untuk mencapai terobosan-terobosan mental yang menuju kepada  keberhasilan.
     Kemampuan belajar kalian ditentukan oleh banyaknya interaksi di antara neuron-neuron dalam otak kalian. Semakin banyak rangsangan mental yang kalian terima, semakin besar kemungkinan hubungan antara neuron-neuron.
     Jika kalian dapat melaksanakan tugas yang paling sulit atau situasi yang tak tertahankan dan mencurahkan 100% perhatian dan semangat kalian, maka kalian akan mudah menjadi penguasa “inilah saatnya!”.
     Ingat istilah yang sudah kita bahas, “kegagalan = umpan balik”. Pahami, dalami, dan terapkan hal itu. Jangan lupa juga untuk mengatur lingkungan kalian, atau ciptakan lingkungan itu bagi diri kalian sendiri.
    
Keterampilan adalah untuk Dimanfaatkan
     Artikel-artikel yang dibuat dari buku Quantum Learning ini merupakan sarana agar kalian berkembang. Kalian harus memanfaatkannya. Keterampilan adalah alat-alat yang akan dipergunakan. Dengan konsentrasi dan latihan, kalian akan ahli menggunakannya. Beberapa diantarnya sederhana dan kegunaannya langsung terlihat. Yang lainnya mungkin memerlukan konsentrasi penuh dan latihan sebelum kalian dapat menggunakannya dengan baik.
     Kalian menjadi ahli dalam keterampilan-keterampilan yang telah dicontohkan pada artikel-artikel sebelumnya—dengan label Quantum Learning. Ini sama halnya dengan pengulangan yang telah membuat kalian ahli dalam melakukan sesuatu sehingga seolah-olah terasa seperti bagian kedua diri kalian.

Kiat-kiat Jitu
  • Temukanlah Manfaat dari Segala Sesuatu yang Kalian Lakukan.
  • Berikan Pujian untuk Diri Kalian.
  • Ciptakan Zona Aman bagi Diri Kalian.
  • Sadarilah Cara Belajar Kalian.
  • Gunakanlah satu atau Kedua Teknik Pencatatan.
  • Anggaplah Menulis sebagai Kreativitas yang Menyenangkan.
  • Pahamilah Semua Kecepatan Membaca yang Berbeda yang Tersedia bagi Kalian.
  • Katakanlah pada Diri Kalian bahwa Terdapat Kesempatan untuk Berpikir secara Kreatif dalam Setiap Situasi.
  • Untuk Meningkatkan Kemampuan Memori Kalian, Ingatlah untuk Mengingat, dan Ingatlah untuk Memanfaatkan Keterampilan Kalian.

MAN'S SEARCH FOR MEANING #1 Pengalaman di Kamp Konsentrasi


     Victor E. Frankl, sang penulis dari buku Man’s Search For Meaning membagikan pengalamannya tentang bertahan hidup di kamp Konsentrasi. Dia pernah berada di empat kamp kematian Nazi yang berbeda, termasuk Auschwitz, antara tahun 1943 dan 1945.
     Di dalam keganasan dan kekejian kamp, Frankl yang juga seorang psikiater belajar menemukan makna hidup. Menurutnya, kita tidak dapat menghindari penderitaan, tetapi kita dapat memilih cara mengatasinya, menemukan makna di dalamnya, dan melangkah maju dengan tujuan baru.
     Jika dilihat lebih jauh, sungguh sebuah keajaiban bahwa pada akhirnya dia selamat. Banyak sekali penderitaan yang dia terima, hal-hal yang mendera dirinya, maupun hal-hal yang hilang darinya. Namun sumber-sumber kekuatan yang ditemukannya juga tidak kalah banyak, sehingga dia memiliki kekuatan fisik dan mental yang cukup untuk bertahan.
“Dia yang punya alasan MENGAPA harus hidup akan mampu menanggung segala bentuk BAGAIMANA caranya hidup.” -Nietzsche
     Kebanyakan tawanan tewas lebih karena mereka putus asa akan kehidupan dan kehilangan harapan akan masa depan ketimbang karena kekurangan makanan atau obar-obatan. Berbeda dengan mereka, Frankl bertahan dengan cara memupuk ingatan tentang istrinya serta harapan akan bertemu kembali dengan wanita yang dicintainya itu. Dia juga bermimpi untuk dapat menceritakan apa hikmah yang dia dapatkan saat dari pengalamannya di kamp Auschwitz.
     Walaupun mengerikan, pengalamannya di Auschwitz menguatkan kembali apa yang sudah menjadi salah satu gagasan besarnya:
“Hidup bukanlah upaya mencari kepuasan sebagaimana diyakini Freud, atau mengejar kekuasaan sebagaimana pemikiran Alfred Adler, tetapi sebuah pencarian makna.”
     Tugas terbesar manusia adalah mencari makna hidupnya. Frankl melihat ada tiga kemungkinan sumber makna hidup: dalam pekerjaan (melakukan sesuatu yang penting), dalam cinta (kepedulian pada orang lain), dan dalam keberanian di saat-saat sulit.
     Sebenarnya, penderitaan itu tidak memiliki arti apa pun terhadap hidup kita. Namun cara kita menghadapi penderitaan itulah yang memberikan makna pada penderitaan tersebut. Saat di kamp Konsentrasi, Frankl menyadari juga bahwa:
“Dapat tetap berani, bermartabat, dan tidak mementingkan diri sendiri, atau pada saat harus berjuang mati-matian mempertahankan diri, dia bisa saja lupa akan martabat kemanusiaannya dan menjadi tak lebih dari seekor binatang.”
     Dalam pandangannya, dia mengakui bahwa hanya sedikit tawanan Nazi yang dapat tetap berani, “namun bahkan satu contoh saja sudah cukup menjadi bukti bahwa kekuatan batin manusia mampu mengubah takdir lahiriahnya”.
     Setelah Frankl selamat dari kamp Konsentrasi, ada pandangan yang dia yakini:
“Apa pun bisa dirampas dari manusia. Kecuali satu: Kebebasan terakhir seorang manusia—kebebasan untuk menentukan sikap dalam setiap keadaan, kebebasan untuk memilih jalannya sendiri.”
     Pengalaman puncak dari semua yang terjadi di kamp Konsentrasi, untuk semua orang yang berhasil kembali ke rumah, adalah perasaan indah. Bahwa setelah semua penderitaan yang dia jalani, tidak ada lagi yang perlu dia takutkan—kecuali Tuhannya.
    
     Ada satu kutipan yang mungkin paling menjadi perhatian saya dalam cerita ini. Kutipan yang cukup penting untuk kalian baca saat kalian merasa menderita. Yaitu:
“Jika hidup benar-benar memiliki makna, maka harus ada makna di dalam penderitaan. Karena penderitaan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia, meskipun penderitaan itu merupakan nasib dan dalam bentuk kematian. Tanpa penderitaan dan kematian, hidup manusia tidak akan sempurna. Kita perlu menghadapi seluruh penderitaan kita, dan berusaha meminimalkan perasaan lemah dan takut. Tetapi, kita juga tidak perlu malu untuk menangis, karena air mata merupakan saksi dari keberanian manusia yang paling besar, yakni keberanian untuk menderita.”

MAN'S SEARCH FOR MEANING #2 Logoterapi Secara Ringkas



     Ada beberapa istilah yang mungkin tidak familier yang dipakai dalam cerita pengalaman Frankl di kamp Konsentrasi. Maka dari itu, artikel ini akan memuat penjelasan-penjelasan yang telah dibuat Frankl mengenai istilah-istilah tersebut.
     Frankl merupakan seorang psikoterapis yang menggunakan teorinya sendiri yaitu logoterapi. Lalu apa itu logoterapi dan apa bedanya dengan psikoanalisis?
     Singkatnya seperti ini: Pada psikoanalisis, pasien harus menceritakan masalah yang dihadapinya yang terkadang sulit untuk diceritakan. Pada logoterapi, seorang pasien akan dihadapkan ke arah makna hidupnya. Dengan membuatnya menyadari makna hidup tersebut, si pasien dibantu untuk meningkatkan kemampuannya untuk mengatasi neurosisnya. Logoterapi sendiri berasal dari bahasa Yunani, “Logos” yang artinya “makna”.
     Logoterapi disebut sebagai will to meaning (keinginan mencari makna), yang mana prinsip ini bertolak belakang dengan willl to pleasure (keinginan mencari kesenangan) ataupun will to power (keinginan mencari kekuasaan).

Keinginan untuk Mencari Makna
     Upaya manusia untuk mencari makna hidupnya adalah motivator utama (internal) dalam hidupnya. Makna ini merupakan sesuatu yang unik dan khusus, artinya hanya bisa dipenuhi oleh orang yang bersangkutan. Tanpa upaya tersebut, yang ada malah akan muncul keinginan untuk menekan dan merendahkan sesuatu yang benar-benar bernilai, sesuatu yang benar-benar manusiawi, di dalam diri manusia.

Frustrasi Eksistensial
     Keinginan manusia untuk mencari makna hidup bisa saja menimbulkan frustrasi. Dalam logoterapi, frustrasi ini disebut dengan “frustrasi eksistensial”. Eksistensial di sini dapat diartikan sebagai:
  • Frustrasi akan eksistensi manusia itu sendiri;
  • Frustrasi akan makna dari eksistensi;
  • Frustrasi akan keinginan mencari makna dalam eksistensi pribadi.

     Frustrasi eksistensial juga dapat memicu neurosis yang dalam logoterapi disebut dengan “noögenic neurosis” (neurosis noögenik).

Neurosis Noögenik
     Neurosis noögenik keadaan saat keinginan untuk mencari makna hidup terganggu karena dimensi pikiran manusia atau sederhananya karena masalah-masalah kehidupan. Karena itulah logoterapi membantu pasien menyadari akan pemenuhan potensi makna hidup dan keinginannya untuk mencari makna hidup.

Noödinamika
     Upaya manusia untuk mencari makna hidup bisa menimbulkan ketegangan batin, bukan keseimbangan batin. Tetapi, ketegangan seperti itu justru merupakan prasyarat yang sangat dibutuhkan bagi tercapainya kesehatan mental. Tidak ada sesuatu pun di dunia ini yang bisa lebih efektif membantu seseorang untuk bertahan bahkan dalam kondisi terburuk sekalipun selain kesadaran bahwa hidupnya memiliki arti.

Kehampaan Eksistensial
Kehilangan
  • Kehilangan beberapa naluri dasar kebinatangan dan yang membuatnya aman.
  • Kehilangan tradisi yang menopang perilakunya

Sehingga
  • Tidak tahu harus berbuat apa
  • Konformisme (meniru perilaku orang lain
  • Totalitarianisme (melakukan apa yang diinginkan orang lain)
  • Bosan

Makna Hidup
     Makna hidup adalah makna spesifik dari hidup seseorang pada saat tertentu. Kembali pada bahasan pada artikel sebelumnya, makna ini didasari oleh cara kita menyikapi suatu keadaan yang kita hadapi. Manusia tidak boleh bertanya apa makna hidupnya, karena itu dia harus sadar bahwa dialah yang sedang ditanya. Dan jawaban yang bisa diberikan  hanyalah tanggung jawab terhadap hidupnya. Sikap tanggung jawab adalah hakikat utama eksistensi manusia.

Hakikat Eksistensi
     Penekanan sikap bertanggung jawab tercermin dalam categorical imperaitve logoterapi, yaitu: “Hiduplah seakan-akan Anda sedang menjalani hidup untuk kedua kalinya dan hiduplah seakan-akan Anda sedang bersiap-siap untuk melakukan  tindakan yang salah untuk pertama kalinya.”

Makna Cinta
     Kenapa cinta dapat menjadi salah satu sumber dalam mencari makna hidup? Itu karena cinta merupakan satu-satunya cara manusia memahami manusia lain sampai pada pribadinya yang paling dalam.

Makna Penderitaan
     Penderitaan ini telah beberapa kali dibahas salam artikel sebelumnya. Ini terkait potensi manusia yang mengubah tragedi pribadi menjadi kemenangan, mengubah kemalangan seseorang menjadi keberhasilan. Itu karena perhatian utama manusia bukan untuk mencari kesenangan atau menghindari kesedihan. Tetapi menemukan makna dalam hidupnya.

Super-Makna
     Super-makna adalah makna utama yang melebihi dan melampaui kapasitas intelektual manusia yang terbatas dengan harapan untuk menerima ketidakmampuan untuk memahami makna penuh kehidupan yang tak bersyarat secara rasional.

Ketidakkekalan Hidup
     Selain penderitaan, kematian juga dapat menghapus makna hidup. Ketidakkekalan hidup tidak membuat hidup kita tidak bermakna. Ini lebih terkait dengan sikap bertanggung jawab; karena segala sesuatu tergantung dari kemampuan kita untuk mewujudkan kemungkinan-kemungkinan yang pada dasarnya bersifat tidak kekal.

Logoterapi sebagai Sebuah Teknik
     Yang dilakukan pada logoterapi adalah melakukan upaya membalikkan sikap pasien, yaitu menggantikan rasa takutnya dengan niat paradoksial (praktik sengaja).

Neurosis Kolektif
     Neurosis kolektif adalah kehampaan eksistensial yang telah menjadi penyakit masyarakat dan digambarkan dengan nihilisme.
“Manusia memang makhluk yang terbatas, dan kebebasannya juga terbatas. Kebebasan manusia tidak terbebas dari kondisi, namun, manusia bebas untuk menyikapi berbagai kondisi.”

Kritik terhadap Doktrin Pandeterisme
     Ada satu pandangan yang salah mengenai kemampuan manusia, yaitu doktrin pandeterisme. Pandangan yang menganggap manusia tidak berkapasitas untuk menyikapi kondisi yang dihadapi. Padahal, manusia mampu mengubah dunia ke arah yang lebih baik jika dimungkinkan dan untuk mengubah dirinya ke arah yang lebih baik jika dibutuhkan.

Kredo & Memanusiakan Kembali Psikiatri
     Hal yang perlu diingat dan ditekankan adalah tidak ada satu pun yang bisa membatasi manusia, kecuali dengan merampas seluruh kebebasannya. Manusia adalah benda yang dapat membuat keputusan sendiri, bukan sebuah mekanisme.

GRIT #1 Kehadiran



     Ada sebuah kampus Akademi Militer Amerika Serikat di West Point, yang setiap tahun menerima 14.000 pelamar. Dari angka sebanyak itu, hanya 1200 yang diterima dan didaftarkan. Proses penerimaannya sama seperti universitas yang paling selektif, yaitu skor tertinggi untuk SAT atau ACT serta nilai tinggi di sekolahnya.
     Namun setelah melalui seleksi panjang dan ketat itu, 1 dari 5 kadet mengundurkan diri pada 2 minggu pertama program latihan Beast. Program peralihan dari kadet menjadi prajurit. Alasannya karena para kadet ditantang dengan berbagai cara dalam semua bidang perkembangan dan West Point membuat mereka menjadi lebih tangguh.


Jadi, orang seperti apa yang dapat lulus dari Beast?
     Pada saat penerimaan, West Point mengidentifikasi orang-orang yang berpotensi untuk berkembang di sana dengan menggunakan Skor Menyeluruh Kandidat—skor ujian SAT atau ACT, peringkat saat SMA, potensi kepemimpinan, dan ukuran objektif kebugaran jasmani. Skor Menyeluruh Kandidat ini adalah alat ukur terbaik West Point untuk memperkirakan bakat pelamar untuk menghadapi berbagai ujian keras dalam program West Point. Tetapi skor itu tidak memprediksi tepat siapa yang mampu lulus dari Beast.
     Orang yang bertahan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan sulit, hal ini tidak berhubungan sama sekali dengan bakat. Orang yang mengundurkan diri bukan tidak mampu, tapi mereka tidak memiliki sikap pantang menyerah.


     Doktrin yang berkembang di masyarakat mengenai kesuksesan adalah apa pun bidangnya, orang yang paling sukses adalah orang yang bernasib baik dan berbakat. Tetapi, hal yang harus diperhatikan adalah orang-orang yang berprestasi tinggi tidak pernah merasa cukup mahir. Dalam arti kata, mereka tidak pernah berpuas diri sehingga mereka tidak pernah menyerah dalam meraih keinginan mereka. Mereka memiliki hasrat yang bertahan lama.
     Jadi, hal yang harus ditekankan adalah, apa pun bidangnya, orang yang sangat sukses memiliki tekad kuat yang terwujud dengan 2 cara, yaitu tegar dan bekerja keras serta mengetahui secara mendalam tentang apa yang mereka inginkan. Kombinasi dari hasrat dan kegigihan inilah yang membuat mereka berprestasi tinggi. Dalam ungkapan kata, mereka memiliki ketabahan.


     Ada yang disebut dengan skala ketabahan, tes yang mengukur sejauh mana kalian menjalankan hidup dengan ketabahan. Ketabahan dan bakat adalah hal yang terpisah. Karena pada dasarnya, bakat bukanlah jaminan ketabahan.

Lalu apa lagi selain ketabahan yang bisa memprediksi kesuksesan?
     Sebenarnya, di setiap bidang, jika kalian membandingkan orang-orang yang cocok dengan suatu karakteristik, ketabahan tetap memprediksi kesuksesan. Terlepas dari segala keunggulan khusus yang membantu kesuksesan di suatu bidang, ketabahan penting untuk semua hal.


     Penelitian terhadap mahasiswa Ivy League membuktikan bahwa mahasiswa yang memiliki skor SAT lebih tinggi cenderung sedikit kurang tabah dibandingkan rekan- rekan mereka,
"Potensi kita adalah satu hal. Apa yang kita lakukan dengan potensi kita adalah hal lain."